Minggu, 30 Maret 2025 – 19:50 WIB
ECNETNews – Dalam rangka menyambut libur Lebaran 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) telah menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan terbaik melalui super apps BRImo. Peningkatan kebutuhan transaksi selama periode Lebaran menjadikan BRImo sebagai solusi ideal untuk nasabah dalam mengelola keuangan secara digital.
Corporate Secretary BRI menjelaskan bahwa masa Lebaran selalu diiringi dengan lonjakan aktivitas ekonomi, dari belanja perlengkapan hari raya hingga perjalanan. Dengan demikian, BRImo menawarkan solusi transaksi digital yang cepat, aman, dan efisien.
“BRImo memungkinkan nasabah untuk melakukan berbagai transaksi dengan mudah selama liburan, mulai dari belanja hingga pembayaran tagihan. Fitur lengkapnya memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengatur keuangan kapan saja dan di mana saja,” jelasnya.
BRImo hadir dengan lebih dari 100 fitur unggulan, di antaranya adalah pengisian e-wallet yang cepat untuk kebutuhan pembayaran digital. Layanan BRI Virtual Account (BRIVA) juga semakin mempermudah proses pembayaran tagihan listrik, air, dan internet langsung melalui aplikasi.
Bagi mereka yang ingin menikmati hiburan saat liburan, BRImo menawarkan pengisian pulsa, pembelian voucher game, dan layanan streaming dengan cara praktis. Selain itu, nasabah dapat dengan cepat berbelanja kebutuhan sehari-hari secara online, memastikan kenyamanan di mana saja.
BRImo juga mendukung transaksi lintas batas, memberikan fleksibilitas lebih dalam bertransaksi. Fitur untuk pembelian tiket pesawat, bus, kereta api, dan moda transportasi terbaru membuat perjalanan mudik dan liburan Lebaran menjadi lebih nyaman tanpa perlu antre.
Seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BRImo, aplikasi ini mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan pada tahun 2024. Hingga akhir Desember 2024, jumlah pengguna BRImo mencapai 38,61 juta, tumbuh 22,12% dibanding tahun sebelumnya. Total transaksi melalui BRImo telah mencapai 4,34 miliar transaksi, meningkat 40,54% (YoY), dengan volume transaksi mencapai Rp5.596 triliun, naik 34,57% dibanding tahun lalu.